Mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan Universitas Bengkulu ke Pulau Enggano

Mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan Universitas Bengkulu ke Pulau Enggano

Sektretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri silaturahmi dan makan malam bersama dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan Universitas Bengkulu ke Pulau Enggano di Balai Raya Semarak, 25 Juni 2023. Adapun mahasiswa yang ikut berpartisipasi berjumlah 30 mahasiswa asal UGM dan 66 Mahasiswa asal Universitas Bengkulu. Selain pulau enggano, Kabupaten Bengkulu Selatan terhitung jadi lokasi KKN para mahasiswa UGM. “Kita mengapresiasi kesibukan ini, mudah-mudahan bersama dengan masuknya KKN UGM berkolaborasi bersama dengan UNIB di Pulau Enggano, dapat memberi tambahan Info serta ilmu bagi penduduk kami yang ada di Enggano, berkaitan digital terhitung lainnya, sebab benar-benar diperlukan di masa sekarang ini,” jelas Hamka Sabri.

Sekda Prov Hamka pun berpesan kepada para mahasiswa KKN untuk konsisten merawat kekompakan, di samping terhitung merawat kesegaran serta keselamatan sebab pulau Enggano merupakan pulau yang di kelilingi lautan. Walaupun para mahasiswa sendiri merupakan mahasiswa perikanan tetapi situasi alam tiap-tiap tempat tentu berbeda, maka diperlukan kewaspadaan. “Kita sarankan supaya serius jaga kesegaran dan hati-hati, bersinergi dan lebih perlu ulang dia menyatu bersama dengan masyarakat, sebab penduduk terdiri berasal dari beraneka suku, yang punya perbedaan-perbedaan, maka dia mesti mengatur bersama dengan penduduk Enggano,” tutup Hamka.

Sementara itu Kepala Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM Hatma Suryatmojo menjelaskan bahwa Program KKN jadi program mesti di kurikulum UGM, supaya semua mahasiswa mesti untuk ikuti kesibukan KKN di UGM. Bahkan terhitung mahasiswa asing yang jadi mahasiswa UGM terhitung mesti untuk ikuti kesibukan ini.

“Kita mendapat kesempatan yang luar sanggup untuk berkolaborasi antara UGM bersama dengan UNIB, pada periode ini UGM mendorong KKN kolaborasi di 3 tempat pertama di Bengkulu, Gorontalo dan Halmahera Utara, ini salah satu desain kami untuk menaikkan kolaborasi antara perguruan tinggi utamanya terhitung antar mahasiswa,” jelas Hatma. Kepala Wilayah Kecamatan (Camat) Enggano Susanto mengatakan mewakili penduduk Enggano menyambut bagi dan mengapresiasi dilakukannya kegian KKN kolaborasi antar UGM dan UNIB ini. Susanto mengungkap bahwa penduduk Enggano adalah penduduk majemuk yang siap bersama dengan senyum ramah dan terbuka menyambut siapa saja yang datang ke pulau Enggano.

“Tentunya, mahasiswa nanti dapat mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah didapatkan berasal dari perguruan tinggi, tidak ada yang mesti ditakuti di Enggano, saya telah 33 tahun mengabdi di pulau Enggano mulai berasal dari transportasi yang tidak ada, listrik belum ada, terhitung sinyal telekomunikasi, sampai pas ini alhamdulillah sepenuhnya telah terlengkapi dan nyaman bagi pendatang ke Pulau Enggano,” jelas Camat Enggano Susanto.

Universitas Muhammadiyah Makassar Selidiki Kasus Penganiayaan Ratusan Mahasiswa Fakultas Kedokteran

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Makassar Hadi Saputra membenarkan telah berlangsung aksi kekerasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran. Pelaku dianggap senior yang laksanakan kesibukan orientasi pengenalan universitas atau Ospek.

Hadi mengaku pimpinan Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar pas laksanakan investigasi. “Kami masih menanti hasil investigasi berasal dari Fakultas Kedokteran. Semoga langsung kami sampaikan hasilnya ke media,” Ia menjelaskan pihak Rektorat benar-benar mengutuk aksi kekerasan tersebut. Unismuh terhitung berkoordinasi bersama dengan kepolisian untuk laksanakan penyelidikan berkaitan masalah ini.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando mengaku belum mendapat Info resmi soal kejadian tersebut. Namun pihaknya dapat menelusuri soal dugaan tindak kekerasan pada mahasiswa baru itu. “Sejauh ini belum ada informasinya. Segera kami cek, apakah kasusnya dilaporkan ke Polsek Rappocini atau Tamalanrea,” tutur Lando. Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar jadi korban tindak kekerasan seniornya.

Para calon dokter itu diinjak sampai mengalami pendarahan dan patah tulang di sejumlah anggota tubuh. Korban diketahui tengah ikuti orientasi studi dan pengenalan universitas atau ospek di Markas Yonif Raider 700, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Mereka lantas ditarik ke didalam sebuah ruangan gelap oleh seniornya. Saat peristiwa terjadi, dilaporkan ada kurang lebih 300 mahasiswa dihimpun didalam satu ruangan.

“Di ruangan itu ada puluhan seniornya, lantas mereka menutup semua pintu dan matikan lampu,” ujar kerabat salah satu korban. Para pelaku tidak diketahui jelas raut wajahnya sebab mereka manfaatkan penutup muka dan helm. Di ruangan itulah aksi kekerasan terjadi.

Para mahasiswa diinjak oleh seniornya sampai mengalami patah tulang. Salah satu korban apalagi mengalami pendarahan di perut dan mesti menekuni operasi. “Ada yang patah tulang rahang, patah tulang rusuk, dan alami pendarahan dan ulang operasi,” tuturnya. Untuk informasi lebih lengkap anda bisa Visit bppp-tegal.

bocoran admin jarwo